Dinar Dirham, Amankah?

 Sebagai salah satu bentuk revolusi di bidang ekonomi dan keuangan, Dinar Dirham telah menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat untuk memperoleh kemudahan-kemudahan baik dalam segi transaksi maupun investasi. Oleh karenanya tidak heran jika kemudahan-kemudahan, keuntungan-keuntungan yang ditawarkan tentu telah menarik minat kita untuk mendaftarkan diri sebagai salah satu pemakainya. Yang kini menjadi sebuah pertanyaan bagi kita ialah, amankah dinar dirham? Tentu hal tersebut tidak dapat terjawab dengan gamblang antara iya dan tidak. Setiap hal tentu memiliki resikonya sendiri-sendiri. Nah, untuk mencari tahu jawaban akan aman tidaknya dinar dirham mari kita simak dengan teliti segi positif yang ditawarkan oleh penggunaan dinar dirham:

1. Dinar Coin (DNC) adalah salah satu crypto asset (aset mata uang digital) dengan sandaran fisik emas (koin dinar) dengan berat sekitar 4,25 gram serta kadar emas murni sekitar 999,9 Au.
2. Telah melalui proses audit syariah dan telah memiliki sertifikat halal syariah terhadap produk dan sistem bisnisnya.
3. Dibangun sesuai dengan sitem keuangan fintech (Financial Technology) dalam protokol blockchain.
4. Transparan dan real time. Melalui akun ETPS maka pemantauan dan pengendalian dapat dilakukan selama 24 jam secara transparan.
5. Dinar Coin (DNC) sebagai mata uang digital Dinar Dirham memiliki dua kemudahan diantaranya yaitu nlai crypto (virtual) dengan berbagai profit sharing (mudharabah) dan nilai fisik emas. Dengan begitu maka Dinar Coin atau DNC dapat digunakan sebagai alat transaksi berbasis fintech maupun dapat digunakan sebagai simpanan atau tabungan.

Setelah mengetahui lebih lanjut mengenai segi positif yang ditawarkan oleh perusahaan-perusahaan Dinar Dirham mungkin akan semakin memperkuat minat kita untuk mendaftarkan diri atau untuk mencoba menggunakannya. Akan tetapi sebelum itu, ada baiknya Anda mengetahui terlebih dahulu hal-hal di bawah ini yang harus Anda pastikan sebelum Anda mendaftarkan diri Anda bahkan sebelum Anda memutuskan untuk berinvestasi:

1. Pastikan pihak yang menawarkan investasi kepada Anda telah memiliki perizinan dari otoritas yang berwenang sesuai dengan jenis kegiatan usaha yang dijalankan.
2. Pastikan pihak yang menawarkan produk investasi telah memiliki izin dalam menawarkan produk investasi atau minimal pihak tersebut telah tercatat sebagai mitra pemasar.
3. Pastikan jika terdapat pencantuman logo instansi atau lembaga pemerintahan tertentu dalam media penawaran yang diberikan kepada Anda. Selain itu pastikan pula bahwa hal tersebut telah sesuai dengan ketentuan peratuaran perundang-undangan.

Nah setelah mengetahui dari berbagai sudut maka kini saatnya Anda untuk memutuskan apakah Dinar Dirham tergolong aman atau tidak?
Disqus Comments
Copyright © 2018 Pemburu Dinar Dirham Koin - All Right Reserved
Develop and Design by Metaevo Digital Group